Agrinas Palma Nusantara Dorong Kemitraan Koperasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi
.

Agrinas Palma Nusantara Dorong Kemitraan Koperasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi

SELASA, 25-8-2026   1 Viewer

Agrinas Palma Nusantara Dorong Kemitraan Koperasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi

ROKANHULU--PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) terus menjalankan peran strategis dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta agenda ketahanan pangan dan energi nasional melalui pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan pola kemitraan berbasis koperasi guna memperkuat keterlibatan masyarakat dalam ekosistem perkebunan sekaligus mendorong terciptanya nilai tambah ekonomi di daerah.


Langkah itu ditandai dengan kegiatan bertajuk “Tasyakuran Dalam Kebersamaan, Menguatkan Kemitraan, Menjemput Keberkahan” yang digelar di Gedung Pertemuan Dusun I Kuala Mahato, Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Minggu (23/8/2026).


Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman kemitraan berbasis koperasi antara PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dengan Koperasi Perkebunan Rakyat Tambusai Timur dan Koperasi Persukuan Melayu Kuala Mahato.


Melalui pola kemitraan tersebut, Agrinas mendorong pengelolaan perkebunan yang melibatkan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan ekonomi daerah. Kemitraan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas perkebunan, menciptakan nilai tambah, membuka peluang ekonomi, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi koperasi dan masyarakat sekitar.


Anggota DPR RI Komisi VI, Dr H Achmad MSi, mengatakan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) memiliki peran strategis dalam mengelola aset negara. Karena itu, pengelolaannya perlu dilakukan secara transparan, profesional, dan bertanggung jawab. Ia juga mendorong agar pola kemitraan dengan koperasi terus diperluas di Kabupaten Rokan Hulu.


“Hari ini kita sudah menyaksikan kemitraan dengan dua koperasi. Harapan kita ke depan bukan hanya dua koperasi ini saja, tetapi akan tumbuh dan berkembang koperasi-koperasi lainnya yang bermitra dengan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), sehingga pemberdayaan masyarakat di Rokan Hulu dapat semakin dimaksimalkan,” ujar Achmad.


Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi SH MM, menegaskan pentingnya koperasi mengambil peran lebih besar dalam pengembangan hilirisasi kelapa sawit.


Menurutnya, sinergi Kementerian Koperasi dengan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dapat diarahkan untuk mendukung hilirisasi sawit sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan sawit rakyat berbasis koperasi.


“Koperasi harus mengambil peran sentral dalam rantai pasok industri kelapa sawit agar dapat memberikan nilai tambah yang maksimal bagi ekonomi rakyat,” ujar Ahmad Zabadi.


Direktur Operasional PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Tuhu Bangun, yang mewakili jajaran direksi, mengatakan pola kemitraan yang dikembangkan perusahaan diarahkan untuk membangun kolaborasi yang memberikan dampak ekonomi luas bagi masyarakat.


“Mari kita berkolaborasi bersama, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok, tetapi bagaimana Agrinas hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Kemitraan ini kita bangun bersama agar memberikan multiplier effect kepada seluruh masyarakat yang ada di sekitar,” ujar Tuhu.


Tuhu menambahkan, kehadiran PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi melalui pertumbuhan ekonomi yang dinamis dan berkeadilan.


Ketua Bidang Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia, Soedarmanto atau yang akrab disapa Bang Toink, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama perwakilan Pengurus DPW/DPD Tani Merdeka Indonesia, di antaranya Bang Roy dan Glo.


Soedarmanto mengapresiasi langkah PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dalam membangun sinergi dengan Kementerian Koperasi serta berkolaborasi dengan kelompok-kelompok tani.


Ia mengatakan, sebelumnya dirinya telah bertemu dengan Direktur Operasional PT Agrinas Palma Nusantara di kantor PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) di Jakarta.


Menurut Soedarmanto, kolaborasi tersebut merupakan langkah positif dalam menjalankan Asta Cita pemerintah, khususnya melalui penguatan kebersamaan dan kemitraan antara perusahaan, koperasi, serta kelompok tani.


“Kami mengapresiasi langkah PT Agrinas Palma Nusantara bersinergi dengan Kementerian Koperasi dan berkolaborasi dengan kelompok-kelompok tani dalam menjalankan Asta Cita. Kebersamaan dan kemitraan yang dibangun diharapkan dapat menciptakan hubungan yang saling menguntungkan serta mendorong pengembangan hilirisasi pertanian,” kata Soedarmanto.


Selain penandatanganan nota kesepahaman kemitraan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim, silaturahmi dan tasyakuran bersama, serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi dengan tausiah dan doa bersama.


Kegiatan turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi VI Dr H Achmad MSi, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia Ahmad Zabadi SH MM, Dewan Pengawas Danantara Mayjen TNI (Purn) Masni Harun, Dansatgas PKH Brigjen TNI Herlambang Bayu Kusumah, Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan SE MM, Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi SIK MH, serta unsur Forkopimda Provinsi Riau dan Kabupaten Rokan Hulu.


Turut hadir jajaran Direksi PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), yakni Direktur Operasional Tuhu Bangun, Direktur Hukum I Nyoman Suparta, Direktur Kepatuhan dan Keberlanjutan Nofil Anoverta, serta Direktur Kemitraan dan Plasma Seger Budiarjo, beserta jajaran manajemen perusahaan.


Hadir pula para camat dan kepala desa di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, pengurus koperasi, tokoh adat, tokoh agama, insan pers, serta masyarakat sekitar.


Melalui pola kemitraan berbasis koperasi, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) berkomitmen untuk terus menjalankan amanah pemerintah dengan mengedepankan kolaborasi, produktivitas, dan keberlanjutan.


Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kontribusi sektor perkebunan terhadap ketahanan pangan dan energi nasional, sekaligus menciptakan nilai tambah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Wan)

  • BERITA TERKAIT

  • TAG BERITA