Berantas PETI di Kuantan Singingi: 145 Rakit Tambang Emas Ilegal Dimusnahkan di Sungai Kuantan
.

Berantas PETI di Kuantan Singingi: 145 Rakit Tambang Emas Ilegal Dimusnahkan di Sungai Kuantan

KAMIS, 4-6-2026   7 Viewer

Berantas PETI di Kuantan Singingi: 145 Rakit Tambang Emas Ilegal Dimusnahkan di Sungai Kuantan

KUANSING--Upaya tegas penegakan hukum kembali dilakukan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, dalam memberantas aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang selama ini merusak lingkungan.


Tim gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait melakukan operasi besar-besaran pada Selasa (2/6/2026), menyasar sepanjang aliran Sungai Kuantan yang dikenal menjadi salah satu titik rawan aktivitas tambang ilegal.


Sebanyak 260 personel dikerahkan dalam operasi ini. Mereka bergerak menyusuri sungai menggunakan speed boat untuk menertibkan lokasi-lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas PETI.


Hasil operasi mencatat total 145 rakit penambangan emas ilegal dimusnahkan di dua kecamatan. Kecamatan Inuman 43 rakit dan Kecamatan Cerenti 102 rakit


Seluruh rakit beserta mesin yang digunakan langsung dihancurkan dan dibakar di lokasi agar tidak dapat digunakan kembali.


Di Inuman, penertiban dilakukan di Desa Ketaping Jaya, Pulau Busuk, dan Pulau Panjang. Sementara di Cerenti, operasi menyasar Desa Tanjung Medan, Sikakak, hingga Pulau Bayur.


Meski ratusan alat berhasil dimusnahkan, petugas tidak menemukan maupun mengamankan pelaku di lapangan. Saat operasi berlangsung, seluruh lokasi diketahui dalam keadaan kosong.


Kapolres Kuansing menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menghentikan praktik tambang ilegal yang merusak lingkungan dan mengancam ekosistem Sungai Kuantan.


Sebelumnya, berbagai pendekatan persuasif telah dilakukan, mulai dari sosialisasi hingga imbauan kepada masyarakat. Namun aktivitas PETI masih ditemukan kembali, sehingga tindakan tegas di lapangan menjadi langkah lanjutan. 


Pihak kepolisian berharap penertiban ini tidak hanya memberikan efek jera bagi pelaku, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian sungai dan mematuhi aturan hukum yang berlaku.


Operasi berakhir pada sore hari dalam kondisi aman dan kondusif, kemudian ditutup dengan apel konsolidasi di wilayah Cerenti.mcr

  • BERITA TERKAIT

  • TAG BERITA