Setelah Bertahun tahun Miring, SDN 17 Teluk Lanus Akhirnya Direvitalisasi
.

Setelah Bertahun tahun Miring, SDN 17 Teluk Lanus Akhirnya Direvitalisasi

JUMAT, 2-10-2026   0 Viewer

Setelah Bertahun tahun Miring, SDN 17 Teluk Lanus Akhirnya Direvitalisasi

SIAK--Harapan warga Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, untuk memiliki sekolah yang lebih layak akhirnya terwujud. Setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan, termasuk bangunan yang miring dan lantai yang rusak, SD Negeri 17 Teluk Lanus kini direvitalisasi.


Revitalisasi sembilan ruang belajar dan satu bangunan kantor tersebut terealisasi melalui dukungan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), setelah kondisi sekolah mendapat perhatian Bupati Siak Dr Afni Zulkifli MSi.


Afni mengetahui kondisi sekolah tersebut saat berkunjung dan menginap di Kampung Teluk Lanus beberapa bulan lalu. Dalam pertemuan dengan masyarakat, persoalan sarana pendidikan menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan warga.


Penghulu Teluk Lanus Irwan Syahroni mengatakan, masyarakat menyambut baik terealisasinya perbaikan sekolah tersebut.


“Alhamdulillah, hari itu terwujud. Saya mewakili masyarakat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ibu Bupati dan RAPP atas dukungannya sehingga revitalisasi gedung sekolah SD Negeri 17 Teluk Lanus terwujud,” kata Irwan.


Sekolah yang dibangun pada masa Bupati Siak Arwin AS tersebut sebelumnya belum pernah mendapatkan revitalisasi. Sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan dan kondisi bangunan semakin memprihatinkan.


Afni mengatakan kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan. Terlebih, pemerintah daerah saat ini menghadapi keterbatasan anggaran akibat efisiensi APBD.


“Saya berpikir ini kondisinya di tengah APBD efisiensi, namun kita tidak boleh menyerah. Pasti masih ada jalan lain dan orang-orang baik yang membantu kita,” ujar Afni.


Persoalan tersebut kemudian dibawa Afni dalam pertemuan dengan manajemen RAPP di Jakarta. Dukungan perusahaan akhirnya membuat revitalisasi sekolah di wilayah pesisir tersebut dapat direalisasikan.


General Manager Senior Stakeholder Relations (SHR) PT RAPP Wan Mohd Jakh Anza mengatakan dukungan tersebut sejalan dengan visi perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, termasuk melalui pembangunan yang inklusif.


“Kami memiliki visi maju dan tumbuh berkembang bersama masyarakat, salah satunya pembangunan yang inklusif,” katanya.


Afni berharap revitalisasi tidak hanya memperbaiki kondisi fisik sekolah, tetapi juga meningkatkan semangat siswa dan guru dalam menjalankan proses belajar mengajar.


“Dengan revitalisasi bangunan sekolah ini, diharapkan para siswa dan guru lebih bersemangat dalam melakukan aktivitas mengajar,” kata Afni.


Selain dukungan dunia usaha, Afni menyebut pemerintah pusat tahun ini juga mengalokasikan dana APBN untuk program revitalisasi sekolah di Kabupaten Siak.


Berdasarkan laporan yang diterimanya, sebanyak 74 sekolah jenjang TK, SD, dan SMP mendapatkan program revitalisasi dengan nilai sekitar Rp64 miliar.


Afni meminta kepala sekolah terus memperbarui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) agar kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan dapat terdata dengan baik. Para penghulu juga diminta turut mengingatkan sekolah di wilayah masing-masing untuk memastikan data pendidikan selalu diperbarui.


“Kolaborasi seperti ini sangat membantu mewujudkan layanan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang memadai,” ucap Afni. (mcr)


  • BERITA TERKAIT

  • TAG BERITA