Dua Hari Pencarian, Bocah 9 Tahun yang Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Meninggal Dunia
.

Dua Hari Pencarian, Bocah 9 Tahun yang Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Meninggal Dunia

SENIN, 19-10-2026   2 Viewer

Dua Hari Pencarian, Bocah 9 Tahun yang Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Meninggal Dunia

PEKANBARU--Tim SAR gabungan menemukan Fatir, bocah berusia 9 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Siak, Kota Pekanbaru, Riau, dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (18/10/2026) sore. Korban ditemukan sekitar lima meter dari lokasi awal dilaporkan terjatuh.


Fatir merupakan warga Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru. Ia dilaporkan tenggelam pada Sabtu (17/10/2026) saat bermain lempar sandal bersama temannya di tepian Sungai Siak.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari keluarga korban melalui Basarnas Command Center 115 pada Sabtu.


“Berdasarkan informasi yang diterima, korban terjatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus saat sedang bermain bersama temannya,” kata Budi.


Setelah menerima laporan, Tim Rescue Kantor SAR Pekanbaru langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan.


Pada hari pertama, pencarian dilakukan dengan menyisir permukaan sungai menggunakan perahu karet. Tim penyelam Kantor SAR Pekanbaru juga melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.


Namun, hingga pencarian dihentikan sementara pada Sabtu sore, korban belum berhasil ditemukan.


Operasi pencarian kembali dilanjutkan pada Minggu pagi. Tim SAR gabungan menyisir permukaan sungai sejauh 1,5 kilometer ke arah hulu dan 1,5 kilometer ke arah hilir. Penyelaman juga dilakukan di sekitar lokasi dengan mempertimbangkan kondisi serta kekuatan arus Sungai Siak.


“Setelah upaya pencarian selama dua hari, korban akhirnya ditemukan pada pukul 15.12 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berada sekitar lima meter dari titik awal kejadian,” jelas Budi.


Setelah ditemukan, tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Fatir dan membawanya ke rumah duka.


Budi Cahyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga evakuasi korban.


Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak yang beraktivitas di sekitar sungai. Orang tua dan masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya arus sungai guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(mcr)

  • BERITA TERKAIT

  • TAG BERITA