Lanud Roesmin Nurjadin Tuan Rumah Latihan Bersama TNI AU dan RSAF
.

Lanud Roesmin Nurjadin Tuan Rumah Latihan Bersama TNI AU dan RSAF

RABU, 9-9-2026   0 Viewer

Lanud Roesmin Nurjadin Tuan Rumah Latihan Bersama TNI AU dan RSAF

PEKANBARU--Latihan Bersama (Latma) Manyar Indopura 2026 kembali digelar di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn), Pekanbaru. Latihan antara TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Republic of Singapore Air Force (RSAF) tersebut salah satunya difokuskan pada operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR).


Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Rsn Kolonel (Pnb) Andri Setyawan mengatakan, latihan bersama tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama dan interoperabilitas antara TNI AU dan RSAF.


Hal tersebut disampaikannya terkait pelaksanaan seremoni pembukaan Latma Manyar Indopura 2026 yang telah digelar pada Senin (7/9/2026).


“Ini merupakan suatu kehormatan bagi Lanud Roesmin Nurjadin dapat menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan latihan bersama ini,” kata Kolonel Andri, Selasa (8/9/2026).


Ia berharap Latma Manyar Indopura 2026 memberikan manfaat bagi kedua angkatan udara sekaligus semakin mempererat hubungan persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.


“Kerja sama antara TNI Angkatan Udara dan Angkatan Udara Republik Singapura telah terjalin selama bertahun-tahun, yang dibangun berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menguntungkan, dan saling menghormati,” ujarnya.


Menurut Andri, latihan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel, tetapi juga menjadi momentum untuk membahas dan mengembangkan bentuk kerja sama kedua negara pada masa mendatang.


“Melalui latihan ini, kita akan berlatih sekaligus membahas bentuk-bentuk kerja sama di masa depan, khususnya dalam operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR), termasuk evakuasi medis dan penerjunan personel,” katanya.


Dari Singapura, latihan tersebut dihadiri Commander Helicopter Group RSAF Colonel Oh Chun Keong.


Latma Manyar Indopura 2026 melibatkan dua alutsista helikopter dari masing-masing negara, yakni CH-47 Chinook milik RSAF dan H225M Caracal milik TNI AU.


Keterlibatan kedua jenis helikopter tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan bersama dalam menghadapi berbagai skenario operasi SAR dan misi kemanusiaan.(mcr)

  • BERITA TERKAIT

  • TAG BERITA